Mengenal Vaksin Flu, Upaya Pencegahan Flu pada Anak

Mengenal Vaksin Flu, Upaya Pencegahan Flu pada Anak

Sebenarnya, influenza atau flu adalah kondisi yang sangat umum terjadi. Akan tetapi, seringkali ini menimbulkan ketidaknyamanan, apalagi pada anak-anak. Tidak jarang, orang tua memutuskan untuk mengikutsertakan anak agar bisa mendapatkan vaksin flu.

Pemberian vaksin ini bisa mencegah anak Anda mengalami gejala flu. Ketika gejala flu bisa dihindari, maka tubuh anak pun bisa menjadi lebih kuat dan sehat, tidak mudah terkena penyakit lainnya yang terjadi akibat penurunan daya tahan tubuh.

Pentingkah memberikan vaksin flu pada anak?

Vaksin adalah salah satu cara untuk mencegah anak Anda dari penyakit. Dalam hal ini, penyakit yang berusaha dicegah adalah flu.

Pemberian vaksin akan membantu mendorong sistem kekebalan tubuh Anda untuk memproduksi antibodi. Antibodi ini nantinya akan bekerja dengan melawan virus penyebab flu yang ada dalam vaksin.

Antibodi baru akan berkembang sepenuhnya sekitar dua minggu setelah pemberian vaksin. Jadi, akan lebih baik kalau Anda memberikan vaksin flu pada anak sekitar dua minggu sebelum masuk ke musim terjadinya flu, seperti di musim hujan. 

Pemberian vaksin ini dianjurkan untuk anak-anak yang sudah berusia melebihi 6 bulan. Perlu diingat, vaksin mungkin tidak bisa seratus persen efektif untuk mencegah virus flu sama sekali, namun bisa menurunkan risiko gejala dan komplikasi dari penyakit flu. 

Jenis-jenis vaksin untuk influenza

Pemberian vaksin untuk mencegah gejala influenza bisa dilakukan melalui beberapa jenis vaksin. Umumnya, jenis-jenis vaksin yang tersedia meliputi: 

  • Vaksin melalui semprotan hidung atau nasal spray
  • Vaksin melalui jarum suntik
  • Vaksin melalui suntikan dosis tinggi bagi yang berusia di atas 65 tahun
  • Vaksin suntikan intradermal

Semakin banyak orang yang mendapatkan vaksinasi flu, semakin sedikit peluang penyebaran virus flu. Ini juga secara tidak langsung akan membuat lebih banyak orang menjadi kebal terhadap virus penyebab flu.

Selain itu, bagi anak yang pernah melakukan vaksin flu, gejala yang dialami akan jauh lebih ringan ketika flu menyerang. 

Secara umum, vaksinasi flu memberikan perlindungan terhadap tiga jenis penyakit flu. Jenis vaksinasi ini disebut vaksinasi trivalen.

Sementara, ada juga jenis vaksinasi yang melindungi tubuh dari empat strains. Jenis ini disebut suntikan quadrivalen. Baik trivalen maupun quadrivalen sama-sama efektif menjauhkan gejala flu. 

Apakah semua orang boleh mendapatkan vaksin flu?

Pemberian vaksinasi flu tidak disarankan untuk beberapa orang dalam golongan faktor risiko tertentu. Misalnya seperti: 

  • Penderita alergi merkuri

Bagi Anda yang memiliki alergi terhadap kandungan merkuri, Anda tidak dianjurkan untuk mendapatkan vaksinasi flu. Karena, beberapa jenis vaksin mengandung merkuri yang berfungsi untuk mencegah kontaminasi pada vaksin. 

  • Penderita alergi telur

Bukan hanya alergi merkuri, Anda yang memiliki alergi terhadap telur juga tidak dianjurkan mendapatkan vaksin. Karena, reaksi alergi Anda terhadap telur dapat mempengaruhi efektivitas pemberian vaksin. 

  • Wanita hamil dan menyusui

Sebenarnya, tidak ada larangan khusus untuk wanita hamil dan menyusui. Hanya saja, wanita hamil dan menyusui masuk ke golongan faktor risiko tinggi yang berpotensi mengalami reaksi negatif ketika mendapatkan vaksin.

  • Bayi di bawah 6 bulan

Pemberian vaksin hanya boleh dilakukan pada bayi yang sudah melewati usia 6 bulan. Sebaiknya, jangan berikan vaksin apabila anak Anda belum melewati usia tersebut.

Anda bisa mengandalkan vaksin flu untuk mencegah anak Anda dari gejala flu yang parah. Konsultasikan pada dokter Anda mengenai pemberian vaksin. 

Leave a Reply