Manfaat Baik Akibat Sering Menangis

Manfaat Baik Akibat Sering Menangis

Biasanya orang menangis karena ingin meluapkan emosional yang ada dalam dirinya. Hal ini merupakan kondisi yang normal. Karena setelah menangis, orang cenderung akan merasa puas karena telah melepaskan apa yang menjadi beban di dalam pikirannya. Pernahkah Anda mendengar jika ada manfaat baik di balik akibat sering menangis?

Orang yang menangis bukan berarti mereka lemah. Pasalnya, tangis adalah respons alami yang dimiliki manusia terhadap beragam emosi, mulai dari kesedihan, kegembiraan, hingga frustasi. Menurut para ilmuwan menangis memiliki beberapa manfaat yang baik untuk kesehatan.  

Sering menangis sendiri sering terjadi pada perempuan
  • Menenangkan Diri

Manfaat pertama menangis yaitu mampu meredakan emosi dan membuat diri lebih tenang. Menurut sebuah penelitian, menangis memiliki efek langsung dalam menenangkan diri orang. Sebuah studi mengatakan jika menangis bisa memicu aktifnya sistem saraf parasimpatis (PNS), yang membantu orang rileks.

  • Mengurangi Sakit

Beberapa studi mengklaim bahwa salah satu akibat sering menangis dapat mengurangi rasa sakit. Pasalnya, intensitas menangis yang tinggi dapat melepaskan oksitosin dan opioid endogen, atau dikenal sebagai endorfin.

Kandungan tersebut membuat Anda merasa baik ini dapat membantu meringankan rasa sakit baik secara fisik maupun emosional. Setelah endorfin berhasil dirilis, tubuh mulai sampai pada tahap mati rasa. Sedangkan oksitosin dapat memberi Anda rasa tenang atau sejahtera. Oleh karena itu, menangis mampu membuat diri lebih tenang. 

  • Meningkatkan Mood

Selain menghilangkan rasa sakit, oksitosin dan endorfin dapat membantu meningkatkan semangat dan memperbaiki mood lebih baik. Saat Anda menangis terisak-isak, Anda menghirup banyak udara sejuk dengan cepat. 

Sementara sirkulasi udara yang baik dapat membantu mengatur dan menurunkan suhu otak. Pasalnya otak yang dingin lebih efisien dalam menjalankan fungsinya daripada otak yang hangat. Akibatnya, suasana hati Anda mungkin akan membaik setelah menangis terisak-isak. 

  • Membantu Memulihkan Kesedihan

Menangis sangat penting dalam membantu selama kita mengalami masa kesedihan. Bahkan menangis dapat membantu Anda untuk menerima kehilangan orang yang dicintai. Setiap orang menjalani proses kesedihan akibat duka dengan cara yang berbeda. Apabila kesedihan itu membawa Anda dalam kondisi yang berlarut- larut sehingga membuat Anda terus bersedih dan menangis sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

  • Menjaga Kesehatan Mata

Air mata basal melumasi mata kita, tetapi seiring bertambahnya usia, kita membuat lebih sedikit air mata basal. Ketika produksi air mata melambat, itu bisa menyebabkan mata kering yang tidak nyaman. Kondisi mata yang seperti ini akan menyulitkan dalam melawan infeksi.

Dengan menangis kita dapat membantu menghidrasi mata agar tidak kering. Selain itu, menangis juga bermanfaat dalam melindungi mata dari partikel- partikel asing yang membahayakan seperti debu, kotoran, atau serbuk-serbuk kayu yang beterbangan. 

  • Untuk Mendapatkan Support Orang Lain

Menangis merupakan isyarat sosial yang memberi sinyal kepada orang lain bahwa Anda sedang membutuhkan dukungan. Saat menangis Anda mungkin akan terlihat lemah, sehingga seringkali Anda lebih memilih untuk menahannya dan menangis sendirian, namun di situasi tertentu Anda tidak dapat menahan menangis di depan orang yang Anda percaya. 

Menangis di depan orang yang kita percayai dapat memperlihatkan perasaan dan emosi yang tidak dapat Anda gambarkan dengan kata-kata.  Dengan hal ini, Anda dapat menciptakan ikatan emosional yang lebih dalam antara keluarga, teman, dan orang-orang sekitar kita.

Nah, itulah beberapa manfaat baik akibat sering menangis. Jangan takut dipandang lemah karena menangis, dengan menangis Anda dapat meringankan masalah yang sedang Anda hadapi. Selain itu menangis juga memiliki beberapa manfaat yang baik untuk kesehatan. Namun, apabila Anda mengalami menangis yang berlebih dan ekstrem, Anda bisa memeriksakan ke psikiater untuk mengetahui kondisi Anda.

Leave a Reply