Konektor Masker Hijab, Nyaman Terlindung Saat Pandemi

Konektor Masker Hijab, Nyaman Terlindung Saat Pandemi

Bersama tindakan pencegahan lainnya, memakai masker dapat membantu memperlambat penyebaran SARS-CoV-2, virus yang dapat menyebabkan penyakit COVID-19. Berbagai jenis masker tersedia untuk Anda pilih dan pakai pada saat pandemi ini sedang berlangsung. Jika Anda adalah orang yang memakai hijab, konektor masker hijab juga tersedia untuk mempermudah memakai masker dan membuat Anda merasa nyaman saat mengenakannya. 

Konektor masker untuk hijab penting untuk menahan masker di tempat

Saat ini, penelitian menunjukkan bahwa novel coronavirus menyebar lewat droplet pernapasan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), orang-orang dapat menularkan virus ke orang lain meskipun mereka tidak menunjukkan adanya tanda-tanda atau gejala COVID-19 sama sekali. Model matematika dari studi tahun 2000 mendukung hal ini, dan menyatakan bahwa 40 hingga 80 persen kasus penularan terjadi dari orang-orang yang tidak menunjukkan tanda-tanda dan gejala sama sekali. Masker berperan penting dalam memberikan perlindungan dari penularan coronavirus. Para penulis dari sebuah studi menyimpulkan bahwa masker wajah bedah dapat mencegah penularan coronavirus dari individu yang menunjukkan tanda-tanda dan gejala. Penelitian lain juga menyarankan agar Anda memakai masker di tempat umum, dan bagi mereka yang memakai hijab, gunakan konektor masker hijab untuk memudahkan pemakaian. 

Oleh karena itu, sangat memungkinkan bahwa penggunaan masker serentak di tempat umum dapat membantu memperlambat penyebaran virus. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan orang-orang untuk menggunakan masker kain biasa saat keluar rumah. Sebagai tambahan masker wajah, sangat penting untuk terus mengikuti tindakan pencegahan lainnya, seperti mencuci tangan dengan teratur dan menjaga jarak dengan orang lain di tempat publik. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan untuk orang-orang yang merawat seseorang dengan COVID-19 dan mereka yang memiliki gejala seperti batuk dan bersin harus menggunakan masker penutup wajah. CDC juga menyarankan Anda untuk menggunakan penutup wajah saat berada di ruangan publik di mana menjaga jarak sulit untuk dilakukan. Contoh lingkungan publik tersebut di antaranya adalah rumah sakit dan tempat perawatan lainnya, tempat kerja, toko, dan apotek. Sama seperti CDC, WHO merekomendasikan masyarakat umum untuk memakai masker non-medis ketika menjaga jarak tidak memungkinkan, seperti di transportasi publik, toko, dan beberapa kondisi tempat kerja seperti kasir dan pekerja sosial. CDC juga merekomendasikan orang-orang berusia 60 tahun ke atas dan orang-orang yang memiliki kondisi medis tertentu untuk memakai masker medis apabila jaga jarak dengan orang lain tidak memungkinkan. Masker medis merupakan sumber daya yang sangat penting bagi pekerja kesehatan dan mereka yang sangat membutuhkannya. Ketika masker medis berada dalam pasokan yang sedikit, WHO menyatakan bahwa masker medis tersebut hanya boleh digunakan oleh pekerja kesehatan dan mereka yang memiliki risiko tinggi menderita COVID-19.

Konsensus kesehatan menyatakan bahwa masker penutup wajah dapat membantu mencegah penyebaran SARS-CoV-2, virus yang bertanggung jawab atas penyakit COVID-19. Tingkat keefektifan masker wajah yang berbeda dapat bervariasi. Jika seseorang berkemungkinan besar berada di dekat orang banyak dalam waktu yang lama, masker wajah sangat direkomendasikan, bahkan apabila Anda memakai penutup kepala seperti hijab. Untuk mempermudah mereka yang memakai hijab nyaman saat memakai masker, sekarang tersedia konektor masker hijab yang dapat Anda gunakan. Sebagai tambahan memakai masker, orang-orang juga harus mengikuti tindakan pencegahan penularan penyakit COVID-19 lainnya, seperti dengan rutin mencuci tangan menggunakan air hangat dan sabun serta menjaga jarak dengan orang lain saat berada di ruang publik.

Leave a Reply