Cara Penyajian Kayu Manis untuk Diabetes

Cara Penyajian Kayu Manis untuk Diabetes

Cara Penyajian Kayu Manis untuk Diabetes

Kayu manis merupakan salah satu rempah yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Memiliki aroma yang khas dan rasa yang manis, membuat kayu manis sering digunakan dalam resep kue, jamu, dan sebagai pengganti gula. Dalam dunia medis, kayu manis aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa kerja insulin meningkat dalam tubuh dan gula darah terkontrol setelah mengonsumsi kayu manis untuk diabetes.

Cara Penyajian Kayu Manis untuk Diabetes

Berdasarkan penelitian bahwa manfaat kesehatan kayu manis dapat diperoleh dalam bentuk kulit kayu murni, minyak esensial, dan dalam bentuk bubuk. Kayu manis mengandung senyawa fenolik khusus, flavonoid, dan antioksidan telah diisolasi. Senyawa ini membuat kayu manis menjadi salah satu rempah-rempah yang paling bermanfaat. 

Kayu manis mengandung senyawa yang bersifat antiinflamasi, antidiabetes, da antimikroba. Dengan mengonsumsi secara rutin dapat meningkatkan kekebalan tubuh, mengontrol kadar gula darah, dan mencegah kanker, serta mencegah penyakit jantung.

Untuk mendapatkan khasiatnya, Anda dapat mengonsumsi kayu manis dalam bentuk apapun, mulai dari kayu, bubuk, hingga yang sudah berbentuk minyak esensial. Berikut ini beberapa cara mengolah kayu manis yang dapat Anda ikuti.

  • Jika kayu manis Anda masih berbentuk batangan kayu, Anda dapat mengonsumsinya dengan merebus 2 batang kayu manis dengan 200 ml air.
  • Rebus hingga air mendidih dan sedikit berkurang, lalu saring ke dalam gelas dan siap dikonsumsi.
  • Jika Anda menggunakan bubuk kayu manis, Anda cukup menuangkan ½ hingga 1 sendok teh (2-4 gram) bubuk kayu manis ke dalam air putih panas. 
  • Anda juga bisa memasukkan kayu manis ke dalam makanan atau minuman kesukaan Anda agar mendapatkan manfaat dari kayu manis. Misalnya menambahkan ½ sendok teh bubuk kayu manis ke dalam kopi, kue, teh, atau oatmeal.

Apakah Aman Mengonsumsi Kayu Manis?

Ketika digunakan dalam jumlah yang sedang, kayu manis umumnya aman dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek samping yang berarti. Selain itu, kayu manis juga tidak menimbulkan reaksi alergi. Untuk efektivitas kayu manis masih perlu penelitian lebih lanjut, namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kayu manis dapat meningkatkan efektivitas insulin.

Hasil penelitian Bolin Qin, dkk (2010) menunjukkan bahwa kayu manis menunjukkan kadar gula yang terkontrol, kinerja insulin yang baik, antioksidan meningkat, dan penurunan lemak pada penderita diabetes mellitus tipe 2, sindrom metabolik, kardiovaskular, dan PCOS. 

Amankah Mengonsumsi Kayu Manis dalam Jumlah Banyak? 

Ketika digunakan dalam jumlah yang sedang, kayu manis umumnya aman dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek samping yang berarti. Selain itu, kayu manis juga tidak menimbulkan reaksi alergi. Namun mengonsumsi kayu manis dalam dosis yang terlalu tinggi, khususnya kayu manis jenis cassia, dapat menyebabkan efek samping tertentu. Hal ini karena senyawa kumarin di dalam kayu manis mampu merusak hati dalam jumlah yang besar. 

Oleh karena itu, sebaiknya Anda selalu membaca dosis yang direkomendasikan dari ekstrak kayu manis dan obat-obatan lain yang Anda konsumsi. Jangan mengonsumsi lebih dari yang disarankan tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu untuk menghindari komplikasi.

Interaksi Obat

Oleh karena sifatnya yang dapat menurunkan kadar gula darah, sebaiknya Anda berhati-hati mengonsumsi kayu manis untuk diabetes. Apalagi jika Anda sedang dalam masa pengobatan tertentu. Hal ini karena senyawa dalam kayu manis dapat menurunkan, menghilangkan, bahkan memperburuk efektivitas obat. Adapun obat-obatan yang perlu diperhatikan yaitu

  • panax
  • ginseng 
  • kromium
  • fenugreek
  • asam alfa lipoat
  • kromium
  • fenugreek
  • bawang putih
  • kastanye 
  • psyllium.

Jika ingin mengonsumsi kayu manis untuk diabetes, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.

Leave a Reply